Untuk menghilangkan logam berat dari tubuh secara alami dianjurkan untuk meningkatkan konsumsi ketumbar, karena tanaman obat ini memiliki tindakan detoksifikasi di dalam tubuh, menghilangkan logam seperti merkuri, aluminium dan timbal dari sel-sel yang terkena dan membantu mengurangi kerusakan mereka di dalam tubuh.
Tetapi untuk efek yang lebih baik pada penghapusan logam berat, terutama merkuri, yang ideal adalah mengkonsumsi ketumbar bersama dengan chlorella, rumput laut yang dapat digunakan sebagai suplemen, setiap hari. Chlorella membantu menghilangkan zat beracun melalui usus, mencegah merkuri berakumulasi di bagian lain tubuh.
Cara Menggunakan Ketumbar untuk Detoksifikasi
Untuk detoksifikasi tubuh dan menghilangkan merkuri, ketumbar dan chlorella harus hadir setiap hari dalam diet. Tidak ada dosis ketumbar yang direkomendasikan untuk dikonsumsi untuk menghilangkan merkuri, meningkatkan konsumsinya dalam persiapan makanan dan melalui pembuatan salad, saus dan pate. Pilihan lainnya adalah menambahkan ketumbar ke jus dan sup. Cari tahu semua manfaat ketumbar.
Cara menggunakan Chlorella untuk detoksifikasi
Chlorella dapat ditemukan dalam bentuk kapsul atau bubuk, tetapi anak-anak dan wanita hamil harus menemui dokter atau ahli gizi sebelum memulai konsumsi mereka. Untuk detoksifikasi, ganggang ini harus diambil 1 jam sebelum makanan utama mengikuti langkah-langkah:
- Tahap 1: berlangsung 3 hari dan 500-1000 mg chlorella per hari harus diambil.
- Tahap 2: tingkatkan dosis 500 mg setiap hari hingga dosis 3 g per hari atau sesuai dengan saran medis;
- Tahap 3: berlangsung 2 minggu dan satu harus mengambil 3 g chlorella per hari dibagi menjadi 1 g sebelum makan siang + 1 g sebelum makan malam + 1 g sebelum tidur.
Mengikuti panduan ini, ketumbar akan menghilangkan merkuri dari sel, terutama otak, dan chlorella akan mengeluarkan merkuri melalui usus, mengeluarkan merkuri dari tubuh. Selain perawatan alami ini, keracunan merkuri juga dapat diobati dengan obat-obatan atau lavage lambung.
Perawatan selama detoksifikasi
Agar detoksifikasi menjadi efektif dan terjadi tanpa menyebabkan masalah kesehatan, penting untuk mengambil perawatan berikut:
- Jangan mengkonsumsi makanan yang kaya vitamin C selama makanan utama seperti jeruk, acerola dan nanas karena mereka mengurangi efek chlorella;
- Memiliki pola makan kaya buah dan sayuran, karena detoks juga menghilangkan mineral penting untuk berfungsinya tubuh, yang harus diisi ulang oleh makanan;
- Minum setidaknya 2 liter air per hari untuk membantu menghilangkan racun.
Jika konsumsi chlorella menyebabkan malaise usus, itu harus diambil dengan makan bukan 1 jam sebelumnya. Ini akan meningkatkan toleransi usus, meskipun akan mengurangi jumlah merkuri yang akan dihilangkan dari tubuh.
Makanan lain yang membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh dan membantu detoksifikasi tubuh adalah bawang putih, cuka sari apel dan pektin, yang hadir dalam buah-buahan dan sayuran.